KPM_DR IAI BUNGA BANGSA DESA MULYASARI KECAMATAN LOSARI

Rabu, 06 Januari 2021

KPM_DR DESA MULYASARI

 UMKM KRIPIK TEMPE DESA MULYASARI


Program UKM yang dilakukan oleh warga desa Mulyasari cukup pesat, salah satu UKM yang sedang berkembang adalah hasil produksi tempe menjadi produk olahan berupa keripik tempe. Salah satu pengusaha kripik tempe desa Mulyasari adalah Bapak Rusdi, yang sebelumnya Bapak Rusdi ini adalah seorang karyawan bank. Namun dengan alasan ingin mendapatkan pemasukan yang lebih besar dari karyawan sehingga Bapak Rusdi menjadi seorang pengusaha UKM kripik tempe. Usaha kripik tempe yang dijalankan oleh Bapak Rusdi ini mulai berjalan di tahun 2018. Ide untuk usaha kripik tempe adalah karena keluarga isterinya yang memang dari dulu sudah menjalankan usaha rengginang. Sehingga Bapak Rusdi berinisiatif mengembangkan kripik tempe karena melihat perkembangan rengginang yang cukup pesat (KPM DR Mulyasari, 2020).

“R-3 Snack” merupakan label usaha yang digagas oleh Bapak Rusdi. Label tersebut merupakan label usaha yang terdiri dari snack kripik tempe dan rengginang. Label kemasan kripik tempe ini baru ada sejak tahun 2020. Namun usaha produksi yang digagas oleh Bapak Rusdi ini belum memiliki ijin BPOM. Sehingga pemasaran yang dilakukan oleh Bapak Rusdi ini masih terbatas (KPM DR Mulyasari, 2020).

Pemasaran kripik tempe yang dilakukan oleh Bapak Rusdi dengan cara menitip di warung-warung yang ada di desa Mulyasari dan warung-warung yang ada di kecamatan losari. Pemasaran kripik tempe yang paling jauh adalah di daerah kecamatan Gebang. Kegiatan pemasaran tersebut dilakukan secara langsung oleh Bapak Rusdi sendiri. Bapak Rusdi belum memiliki keterampilan tentang strategi pemasaran secara modern. Hal ini sangat mempengaruhi perkembangan usaha, karena jika hanya mengandalkan penjualan dengan cara menitipkan di warung-warung dikhawatirkan keberlanjutan usaha menjadi terancam (KPM DR Mulyasari, 2020).

    Tujuan UKM (Usaha Kecil Menengah) salah satunya adalah mencari konsumen dan distributor sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan keuntungan yang sesuai harapan dan dapat mencukupi kebutuhan hidup (Jonathan & Lestari, 2015). Berdasarkan dari uraian permasalahan yang dihadapi oleh pengusaha UKM diatas, maka diperlukan suatu media untuk bisa membantu mempromosikan UKM kripik tempe Bapak Rusdi yang ada di desa Mulyasari sehingga perlu media sosial usaha kecil menengah untuk pemasaran produk kripik tempe.

 

 


Share:

0 komentar:

Posting Komentar